AKU AKAN SETIA
Aku akan setia Yang,
setia sampai mati
Setia mengingat dada
kenyalmu dahulu, sungguh
Meski nyatanya kini
Dadamu hanya
segelambir kulit lusuh
Aku akan setia Yang,
setia sampai mati
Setia mengingat
mulutmu yang wangi
Meski nyatanya kini
Mulutmu hanya
bersisa gusi
Sampai mati aku akan
setia, Yang
Mengingat lembut
ketiakmu putih kuning
Meski nyatanya kini
tak lagi merangsang
Karena aromanya
lebih ke bau pesing
Aku akan setia
sampai mati tentang engkau
Selagi ada nafas
keluar masuk hidung
Seperti dulu jika
berpisah aku galau
Mari sini duduk
bersama agar aku tak bingung
Siang aku akan setia
dan malamnya juga
Tak akan kubiarkan
lewat tanpa mengenang
Kisah indah
limapuluh tahun kita bersama
Mengarungi musim
hujan dan kemarau gersang
201907230000_Kotabaru_Karawang
201907230000_Kotabaru_Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar