BUIH
PADA GELOMBANG (3)
Angin
lembut di pelabuhan sauh dibongkar layar terkembang
Nakhoda
dan kelasi tersenyum penuh arti kini saling pandang
Telah
tiba saatnya mata menatap laut lepas yang menantang
Dermaga
sunyi tempat menanti segera ditinggal di belakang
Perjalanan
yang akan dan harus dibaca sudah lama direntang
Meski
bukan satu buih akan tetap menari bersama gelombang
Buih
genit gelombang pemalu sama pecah di pantai garang
Biduk
dan pari di langit hitam bicara tentang arah yang jelas
Mercu
suar mengirim pesan cahaya tentang dangkal yang ganas
Jangan
mendekat dan jangan terpukau jangan atau kapal kandas
Tangan
nakhoda kekar mengunci kemudi telah jelas arah kompas
Kesanalah
nakhoda dan kelasi menuju dengan harap-harap cemas
Dermaga
sunyi telah jauh ditinggal kapal jangan lagi terhempas
Kenangan
manis dan pahitnya torehkan semua pada lembaran kertas
201802162253
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar