PENYAIR TUA BERTERIAK DI MANABOA
Wahai angin lembut yang berhembus
membelai orang baik
Jadilah agak kencang ke situ
labraklah orang jahat
Kemudian jadilah kau badai dahsyat
lalu kau cekik
Bawalah besi panas tusukkan dari
mulut tembus ke pantat
Wahai air mendidih lumatkan hati dan
otak busuk jadi bubur
Biarlah nanti aku suguhkan kepada
serigala dan macan lapar
Aku akan berteriak horeeeee ketika
besoknya bubur tahi
Banyak babi sradak-sruduk banyak
anjing bermata lamur
Hilang akal hilang timbangan hilang
nalar
Suara parau suara sengau nyanyiannya
hanya caci maki
Wahai api yang hangatnya aku jadikan
senang berdiang
Terbang dan berkobarlah membakar
otak-otak dungu kerdil
Jadilah lebih panas lagi lalu
hanguskan otak liar jalang
Jangan kau pejam matamu ketika
hancur otaknya kau bedil
202004092244_Kotabaru_Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar