Rabu, 08 Juli 2020


LAMA JUGA  

Lama aku terpaku di tonggakini aku berbisik sendiri
Langkahmu masih gagah ounggungmu belum bungkuk jangan menyerah
Kejarlah cinta tak ada lelah tak ada resah tak ada gelisah
Bila di setiap titik lubuk hatimu kau simpan pasrah

Lala aku berdiri silai matahari senja aku berbisik sendiri
Melati belum berbunga kenanga pindah tersisa hanya kemuning
Itulah bungamu basah dibalut embun pagi bening
Salah kau letakkan rindu pada sahara kering

Lama terpesona matahari senja aku berbisik sendiri
Memang unik kata cinta pada lidah wanita yang terbakar
Dengan api cintanya berlari sepanjang kaki bukit membakar
Lalu sambil meludahi api ia memandang tubuhnya sendiri terkapar

Lama akuberdiri di tonggak ini aku berbisik sendiri
Di antara kita siap yang berdusta pikir atau rasa
Altar pemujaan porak poranda
Selalu kembali ke titik semula

Lama aku pada tonggak yng bukan batas aku berbisik sendiri
Bagaimana kita bisa berdekapan jika itu hanya kebetulan
Bukankah aku sadar akan pengembaraan
Bukankah aku sadar bahwa pengembaraankukarena harapan

201605281916 Kotabaru Karawang



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...