EMBUN DAN KABUT
Mengapa tidak sibakkan saja semua
Biar semua putih terang terlihat
Lalu hitam hilang dari mata
Lenyap semua yang pekat
Jemari lentik melipat renda
Mengikuti tarian kaku jiwa yang
menolak
Tidakkah terasa buah penolakan
adalah pahit
Jembatan yang dibentang tak
diterima
Sayap-sayap mungil tidak mengepak
Memilih hinggap di pohon mati dan
menjerit
Galau dan risau bercampur resah
dan gelisah
Menunggu semak-semak merunduk
seperti rumput
Cinta dan rindu tak akan berpisah
Tak mungkin berpisah embun dan
kabut
201903221310_Kotabaru_Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar