Senin, 13 Juli 2020


DINDING PENYEKAT  

Bawa ke sini sampah itu
Dua-duanya jangan satu
Hamparan jagat ini
Akan menjadi saksi

Sampah itu punya mata hati tak bebas
Sadar memeluk dinding penyekat keakuan
Intan permata berlian perhiasannya tak bisa lepas
Bermimpi dengan itu bisa sampai ke gerbang keselamatan

Akan ada raung tangis akan ada air mata darah
Menetes kemudian beku busuk bau bernanah
Mulut tak henti menyerapah

Di dermaga mana sampah akan berlabuh
Air apa yang akan dipakai membasuh
Akhir perjalanan hanya tinggal keluh

200800000000 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...