Rabu, 08 Juli 2020


TIBA-TIBA  

Aku terhempas ke dalam sunyi yang dalam
Sunyi yang mencekik senyap yang mencekam
Tak bisa aku bedakan siangkah ini atau malam
Aku terbakar dalam rindu yang menjadi dendam

Aku mencekik leher sendiri
Mematahkan jemari karena jadi benci puisi
Kata-kata semua mati
Tak punya arti lagi

Aku senyum dalam tumpukan sekam
Di dalamnya bara api dendam yang tak mau padam
Di mana siang di mana malam

Ketika akhirnya tirai kusibak
Terlihat diri tercampak
Hancur di bebatuan yang tak mungkin retak

201609050917 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...