Rabu, 08 Juli 2020


NAMAMU NAMAKUKAH  

Engkau mengubah pelukan menjadi dekapan nan halus lembut
Di sekujur tubuh kasarku terasa betapa indahnya nafa hayat
Aku gemetar dan mati ketika namamu berulangkali kusebut
Aku tak tahu lagi jauhkah engkau atau dekat

Detak hayatmu menyentuh utuh seluruh tiada yang lepas
Tiada gelisah tiada resah tiada gundah
Gelap diganti cahaya semua menjadi terang menjadi jelas
Pada titik air mata aku bertanya namamu namakukah

Tak ada lihat tanpa lihatmu
Tak ada dengar tanpa dengarmu
Tak ada bicara tanpa kalammu

Kueja semua nama dalammati
Kupahat semua nama di dinding hati
Dulu sekarang dan nanti

201610211130 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...