PANGGUNGNYA JALAN SETAPAK
Seperti ombak bergulung berkejaran
lalu berderai
Pecah berbuih di bibir pantai
Seperti itulah tarian ini harus
selesai
Di panggung jalan setapak di kaki
bukit landai
Wiraga wirasa wirama sama semua
harus gemulai
Harus selesai jangan sebatas andai
Jalan setapak sudah aku jelajahi
dalam gemnuruh badai
Lembaran daun di semak belukar dan
rerumputan kubelai
Telah kusangga nyawa hutan yang layu
terkulai
Tapi aku merasa ini bukanlah tanda
batas sampai
Panggung jalan setapak
Dan jantung yang masuh berdetak
adalah panggung senjaku yang semarak
Aku bertanya pada darah merahku yang
menggelegak
di batas sampai akankah ada dan
terlihat tonggak
201703122007 Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar