Sabtu, 18 Juli 2020


DALAM DEKAPAN CEMBURUMU  

Ketika di ujung malam aku dibakar cemburu
Aku harus berkata bahwa itu adalah cemburu kita
Karena jika cemburu hanya ada padamu
Tidak mungkin cemburu tumbuh menjadi cinta

Demikian juga ketika setiap senja kita bertemu
Kita berpeluk mesra dalam kegelapan mihrab
Kau bercerita tentang hidupmu yang juga hidupku
Sebab yang berakibat dan akibat yang menjadi sebab

Ujung malam ujung siang kiya membuat janji
Membaca oerjalanan duabelas duabelas
Dalam tiap helaan nafas

Aku tidak bisa berkata apa-apa
Semuanya sudah sangat jelas
Aku lepas

201608151106 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...