BUIH
RINTIH SEPI SEDIH
bara
bata dalam tungku merah marak
terbakar
sadar gentar gemetar
tak
ada tempat untuk bersandar
satu
tubuh halus kasar
terusik
sendiri dalam tungku bara
merah
marak
telah
kutiti buih dengan rintih
telah
kukenyam sepi dalam pedih
tersayat
relung hati diturih
kelopak
bunga kelopak mata basah
embun
menimang resah dalam dekap gelisah patah
ada
mati yang dinanti dan pasti
bara
merah marak sendiri terbakar
sadar
gemetar
198400000000
Cikampek Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar