Rabu, 08 Juli 2020


DARI MALAM KE SIA-SIA   

Malam punya rupa menjelma pada wajah pucat yang gelisah
Melam punya lupa menyelinap ke dalam jiwa yang resah
Malam punya luka pada daging darah yang bercampur nanah
Malam punya duka terlihat pada lutut yang menyangga tubuh lemah

Malam punya sakit dari kenangan dan rasa yang terhimpit
Malam punya jerit ingin lepas semua beban dan rasa sempit
Malam punya bangkit ingin bersayap menjelajah langit

Malam punya surat hampa baca karena surat tanpa sirat
Malam punya adat mengalir dalam darah parah mengikat
Malam punya minat ingin tenggelam dalam jauh dalam dekat

Malam punya cerita seribu mimpi seribu harapan seribu cita-cita
Malam punya berita tikar telah dilipat dan telah selesai sila
Malam punya akhir tonggak matahari terbit yang bukan sia-sia
Malam punya batas pada ayat-ayat yang jelas mahanyata


201709130710 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...