Sabtu, 18 Juli 2020


KETIKA  

ketika kisah luka datang lagi bersama titik hujan
menyelinap lalau membeberkan layar kenangan
ada engkau berpayung berjalan perlahan
ketika itulah kita berkenalan

hujan telah menyiram bibit kasih sayang
tumbuh subur mengukir banyak kenangan
aku dan kau seperti tubuh dan bayang-bayang
berjanji melayari biduk kehidupan

tapi semua terhapus dalam sekejap
kau tidak lagi bisa kudekap
hilang segala cahaya berganti gelap
kepadaNya engkau kembali menghadap

sore itu hujan turun menghadirkan duka
duka dan lara [edih yang membujat teriris jiwa
membasahi nisanmu sepi sendiri di sana

201212231944 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...