Senin, 06 Juli 2020


KINI AKU BENAR MENUNGGU  

aku menunggumu di sini di balik tirai sepi
yang kupasang sendiri pada dinding hati
jika kau ingin tahu hidangan apa yang aku hadapi
aku akan mengabarimu nanti di ujung puisi ini

aku menunggumu di sini dengan jubah cinta  usang
penuh lubang dusta yang belum sempat kutambal
menerkam mencabik garang senang
dengan rangkaian kata indah gombal

tak ada gunanya cinta usang ini bagimu

aku telah menyiapkan racun
sedang aku hadapi siap aku mereguk
mematikan dusta dan gombal selama puluhan tahun
dusta gombal terkutuk

kini aku sungguh menunggu dengan rindu yang utuh
menunggu dengan cinta yang teguh

kini aku sungguh ingin membakar dengan api yang nyata
kita sadar terpanggang bukan di atas bara
adakah yang lebih indah dari tetap tersembunyinya rahasia
yang tersimpan dalam tatap empat mata

201501011938 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...