Kamis, 09 Juli 2020


SERIBU BULAN MALAM  

Aku mencetak seribu bulan
Pada nasi putih hangat yang didinginkan
Pada sesendok minyak wijen yang dituangkan
Pada bawang goreng yang ditaburkan
Bersama air putih nikmat lewar tenggorokan

Berpeluk mesra dalam terang seribu bulan
Dengan kekasih dalam kidung panjang pengharapan
Bergandeng mesra basah bibir sepanjang jalan
Berpacu dalam nafas mengulum lidah penyaksian
Di puncak rindu lebur dalam sadar pengabdian

Seribu bulan bulan seribu di mana aku berbaring
Membelai dibelai saling membelai saling peluk
Ujung dan pangkal tidak lagi dipertanyakan

Seribu bulan bulan seribu datang beriring
Dalam hening malam luas tak berufuk
Lebur tulis lebur papan

201706252214 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...