BERCINTA
DI SEMESTA LEPAS
getar
cintamu kunikmati penuh
bukan
hanya membakar lidah dan bibir
tapi
seluruh tubuh runtuh
dalam
dzikir
pengembaraan
telah berakhir
pada
sepucuk surat lewat tulisanku sendiri
kaukirimberita
dalam liku-liku berpikir
kau
tidak membiarkan aku menunggu lagi
mari
berpelukan dan jangan lepaskan
dekap
erat hingga tak ada batas
biarkan
getaran puncaknya menembus langit
mari
terbang dalam sebenar-benarnya kepuasan
bercinta
di semesta lepas
hingga
tak ada manis pahit
201501112020
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar