Kamis, 09 Juli 2020


MENDUNG DAN HUJAN PAGI  

Selalu di situ tapi tidak selalu begitu
Demikian awalnya dan demikiam waktu berlalu
Meski ada titik-titik lain di pintu
Inilah yang indah menyentuh sejak dulu

Barangkali pada masa lalu ini adalah sebuah pantai
Tempat nakhoda dan kelasi menatap membisu
Tempat melatinya dirampas dari tangkai
Dirampas nakhoda berlayar menerjang laut biru

Besok atau lusa aku ingin selalu begitu
Bersenandung sambil menghitung detak jantung
Meniti detik mencium harum keringat

Nakhoda tidak lagi pergi ke laut biru
Namun kelasi masih sering termenung mematung
Menagih janji dalam sisa harapan yang sudah karat

201702190839 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...