Selasa, 07 Juli 2020


SALAMUN ALAYKA YA KH


Bahasa cintamu tampak pada wajah pucat
Kemudian memerah bara pada butiran keringat
Tak ada tulisan tak ada bahasa tersurat
Namun aku bisa membaca jelas semua yang tersirat

Alismu berbaris anak rambutmu di pelipis lekat
Bulu mataku bulu matamu nafasku nafasmu begitu dekat
Aku dan kau dalam nada syahdu berdekapan erat
Sedetik sukma lepas bagai anak panah melesat

Lenyap takbir lenyap dzikir lebur dalam wajah
Lenyap sujud lenyap ruku’ lebur dalam mahabbah
Lenyap sajadah lenyap bumi lebur dalam arafah

Maka kekasih merusak kapal membunuh bocah
Rumah rubuh ditegakkan tanpa berpikir upah
Maka sah segala benar sah segala salah

201705261722_Kotabaru_Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...