Rabu, 08 Juli 2020

LELAKI DAN AYAT-AYAT DI KEBUN  

Lelaki di kebun duduk di pondok tanpa atap
Ke batas pandang terhalang mega-mega putih menatap
Bergumam sendiri apakah aku siap

Lelaki di kebun menanam kunyit
Gagang pacul didekap dahi mengernyit
Jika izrail datang kuatkah aku menahan sakit

Lelaki di kebun menanam sirsak
Menatap tanah dunduk duduk sejenak
Ah. Izrail datang nafasku sesak

Lelaki di kebun menanam serai dan petai
Bergumam Izrail datang semoga santai
Jangan sampai aku menyeringai

Lelaki di kebun menanam delima
Bergumam “inni as aluuka ridhaka”
Hatiku lumayan lega

Lelaki di kebun menanam papaya
Bergumam tiada daya tiada upaya
Kau Mahakuasa

Lelaki di kebun menanam rambutan
Bergumam wajar penuh kekhawatiran
Karena mencatat “khata i wa nisyaan”

Lelaki di kebun menanam semangka
Berdo’a selama diizinkanNya
Bukan untuk surga juga bukan neraka

Lelaki di kebun menanam manggis
Harapan tak pernah habis
Menggumpal dalamtangis

Lelaki di kebun menanam kedondong
Gemetar lidahnya akan dipotong
Ridha mengaku tak sengaja bohong

Lelaki di kebun menanam kenanga
Bergumam aku pergi sendiri saja
Semoga betah dan tak kembali ke dunia

201604250841 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...