Rabu, 08 Juli 2020

LILIK PUJI ASTUTI


DILEMA
Pagi masih terpenuhi hamparan embun
Tersiksa rasa meredam rindu tak berujung
Melerai hati agar selalu bisa memahami
Nyata tak mungkin akan bisa dimiliki
Semilir angin tambah gigil pada raga
Semburat jingga mulai menebar pesona
Menghias indah barisan awan pada angkasa
Jemari mulai peluk ringkih badan
Semoga menjadi indah semua harapan
Walau dilema datang mengoda pikiran
Membuang rindu untuk berdiri tegak kembali
Walau engkau terus menjadi imajenasi hati
Aku coba buang desiran halus ini pada ilusi
Agar dilema hanya terukir pada barisan puisi

Krian 6 Juli 2020
Ujung GSM






LILIK PUJI ASTUTI

L ihatlah taman bunga, betapa
I ndahnya kelopak yang sedang mekar
L ihatlah di tepi kolam, angsa
I ndah putih sayapnya, sepasang berenang
K ejar-kejaran menikmati indahnya hari

P ercikan airnya memercik ke rerumputan
U jung ranting tersiram daun bersimbah basah
J emari lentik lembut memetik kuntum
I ndah kuntum seindah harapan sepenuh jiwa

A h. kalau saja keindahan ini tidak berlalu
S iang tetap cerah dan malam tetap ceria
T entu akan sirna segala resah dan gelisah
U ntuk apa aku aku disini jika bunga-bunga mekar ini
T etap akan layu dan dedaunannya gugur ke bumi
I ndah dan cerianya semoga tetap mengisi hati
K ala kesunyian mendekap diri

202005041149_Kotabaru_Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...