Kamis, 09 Juli 2020


PAYUNG LANGIT TANPA AWAN  

Seperti sebelumnya kali ini kembali kulihat matahari jatuh
Dari nun langit jauh jatuh ke langit dekat langit yang usang dan lusuh
Kemudian datanglah sepikulalu bersandar pada dinding hati yang tak berpeneduh
Dan aku melihat diriku sendiri bergegas bersegera mengambil air mambasuh

Setelah matahari aku melihat bulan yang keindahannya sangat
Seolah terbang melayang menghampiri pangkuanku mendekat
Bulan senyum aku senyum bulan berkata ingin kupeluk erat
Ah. siapa yang enggan bulan terang ketika sukma meraba dalam gelap yang pekat

Aku berdiri dari dudukku kupeluk bulan simpul semua harapan
Bumi indah menyapa telapak aku melangkah perlahan
Sekat demi sekatnya kusalami kubaca lembar catatan kenangan

Aku membaringkan diri telentang berpayung langit tanpa awan
Matahari jatuh bulan bertandang di bumi ramah aku berjalan
Kenangan dan harapan yang kusalami satu demi satu berlepasan

201708030750 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...