SAJAK
PANJANG TENTANG SENJA GENIT
Yang
datang yang mengapit yang genit
Yang
mengaduh yang tergigit yang tercubit
Yang
sedikit sakit yang perlahan menjerit
Yang
melayang yang terbang ke langit
Yang
tak bisa turun ‘nyangkut di bulan sabit
(Ah,
ini bulan kere. Bulat jambu mete)
Dua
tubuh satu bayangan yang pasti hitam
Menempel
di dinding miring yang legam
Dua
mulut empat bibir yang harus diam
Hanyut
tenggelam ditelan permainan malam
(Ah,
ini bulan palsu, bulan ungu dan biru)
Hitam
itu hitam putih itu putih
Hitam
pada yang tua putih pada yang muda
Jabrik
ya jabrik plontos ya plontos
Jabrik
pada yang tua plontos pada yang muda
Yang
genit yang mengapit datang lewat belukar
Mana
cinta mana asmara tidak tertukar
Lintas
segala batas mematikan nalar
Yang
mabuk yang hilang sadar
(Ah,
ini kakimenginjak kaki, kaki kambing, kaki lima)
Malam
mendung dilangit bulan redup
Dedaunan
diam angin bertiup
Pintu
rahasia dan rahasia pintu ditutup
Di
balik tirai yang datang yang telungkup
(Ah,
ini bulu mata palsu, bukan alis palsu)
201704022331
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar