Jumat, 10 Juli 2020

TIRAI YANG KAKU



saat malam berwajah rintik hujan lelap mungkin bermimpi
letih jiwa letih raga tergeletak menanti esok hari
tak patah semangat dengan helaan nafas lembut bernyanyi
tetap tegar besar harapan kabar baik datang menghampiri

lelah mengejar adalah wajar karena hati berkeinginan
tapi selelah apapun jiwa raga rahasia tetap ada guratan
akan menyerahkah atau akan tetap mengepalkan tangan

dia lelap tanpa mimpi pagi terbangun membaca kenangan
lembar demi lembar dari lubuk rasa sunyi bermunculan
masih adakah kisah nakhoda dan kelasi dalam ingatan

nakhoda mengundi nasib angin buritan atau laut berbadai
pantai di sana curamkah atau pantai indah yang landai
jika badai akankah berganti dengan alun yang gemulai
bangunlah dengan berani lalu sibak kakunya tirai

201711181719 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...