HASRAT
PARA TUAN DAN PARA BUDAK
Sejenak
menoleh maka hasrat tersesat hancur dalam perangkap
Retak-retak
dinding retak-retak harapan lalu roboh terhempas
Harapan
kenbali terkungkung dada sesak dalam ruang pengap
Sendiri
lagi hilang sirna harapan yang tersisa hanya cemas
Ratapam
si buta menembus langit berteriak di mana tongkat
Ratapan
pelukis menembus langit berteriak di mana kanvas
Ratapan
pelacur menembus langit berteriak di mana bedak
Bayang-bayang
panjang yang terjebak dalam perangkap hasrat
Menjadi
pudar disapu debu padang pasir panas dan ganas
Tiada
beda hasrat para tuan dan hasrat para budak
Perangkap
hasrat berbuah kecewa dan putus asa
Tersiksa
dan terkunci mati tiada jalan kenbali
Ruang-ruang
jadi hampa gelap semua sudut langit jiwa
Sejenak
menoleh menjadi cetar cemeti yang menyiksa diri
202010021740 Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar