Minggu, 15 Agustus 2021

 

EMPAT KUDA DAN SAIS YANG KALAP

 

empat kuda berlari kencang mendengus di padang hasrat

deru dan debunya mengepul terbang mengisi gua gelap

amis namun manis liur kuda menggiring besi-besi karat

empat kuda berlari mendengus jelas sang kusir kalap

 

siapa yang terlindas derap empat kuda yang ganas

siapa yang hancur lebur oleh kepul debunya yang panas

mereka daun muda daun tua hangus berjatuhan meranggas

 

dataran beracun daratan berduri tidak peduli

empat kuda tak berhenti berlari terus terus mendaki

hanyut dalam puja-puji bangga dalam caci maki

 

kuda merah kuda kuning kuda hijau kuda putih

yang menyatu dalam darah mengaliri segenap tubuh

tak pernah lelah berlaga tak kenal letih

akankah berhenti di batas kota ketika gerbangnya rubuh

 

202101060608 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...