Minggu, 15 Agustus 2021

 

KETIKA AIR MATA

 

Ketika puisi menjadi air mata

Jiwa larut dalam sunyi yang hening

Tanpa diksi tanpa rangkaian kata

Sukma lebur dalam sepi yang bening

 

Puisi diri dalam kungkungan diri

Lepas dari tangkapan pandang

Tidak kalimat dan bukan bait

 

Tidak teraba oleh sentuhan jemari

Namun terasa kala mata berlinang

Menekan dada menjelma jadi rasa terhimpit

 

Ketika air mata menjadi puisi

Titiknya adalah butir berlian

Akan hilang semua mimpi

Basahnya adalah sutra bertabur intan

 

202101250644 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...