Kamis, 09 Juli 2020



AKU MENUNGGU ENGKAU BICARA  

(laguku dahulu)
Ya, bila rindu yang utuh berlabuh pada cinta yang sesungguhnya
Disitulah keseimbangan dusta dan kejujuran
Keseimbangan yang melenyapkan semua pasanga
Pengembara menghentakkan langkahnya dan berbisik
Oh, dengan, dengan ada maka ada dengan tidak maka tidak

(laguku sekarang)
Tidak. Karena rinduku tidak utuh
Rinduku rindu lusuh rindu yang hanya separuh
Rindu yang selalu berakhir dengan keluh
Rindu yang masih menjadi air mata ketika bersimpuh

Tidak, aku masih ingin bermain denganmu
Dengan do’a engkau kucumbu kurayu
Memnita pagi abadi dan senja jangan tiba

Jantungku berdegup menghentak tanganku gemetar
Darahku menggelegak panas mmbakar
Dan engkau menjadi kecil dalam pelukan
Ini bukan mimpi ini bukan lukisan

Melati masih putih kemuning masih putih
Hujan masih turun bumi jadi basah
Aku menunggu engkau berkata
Peluklah aku

201601251646 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...