AMPAS
MENGENDAP
mengingat
kecewa
mengenang
dukam
mendamba
luka
mengharap
buta
menatap
sayu
melirik
layu
melangkah
bimbang
banyak
yang dikenang
di
kamar yang aku hanya bisa bermimpi
hern
sendiri aku tak prnah berdo’a lagi
jendela
telah terbuka lebar
ada
vas di gelagar
bunganya
layu dimakan waktu
merayap
ampas
mengendap sepanjang tengah dan tepi
di
surga hujan bidadari
198700000000
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar