ENAM KALI LIMA
siang tuli malam bisu nmenyekap
dada gelap
nafas megap
hilang harap otak
miring kalap
semakin jadi putus sarap
mantap
riuh rendah suara nyaring
panggung zaman konser otak miring
hilang bening berpaling
mengadu kepada tuhan dinding
panggung zaman konser otak miring
hilang bening berpaling
mengadu kepada tuhan dinding
bising
ada yang belajar gila
mimpi konyol mengubah dunia
memakai kata-kata
menutup mata dunia nyata
senjata
kasihan pikir diparkir
dianggap apkir
disimpan di pinggir
disimpan di pinggir
masih dan terus nyinyir
anjir
anjir
kitab dilipat
melihat mana sempat
jemari dimakan karat
mata jiwa sekarat
melihat mana sempat
jemari dimakan karat
mata jiwa sekarat
bangsat
meremas tiga delapan
terbang menelan awan
bersipongang berbulan-bulan
terbang menelan awan
bersipongang berbulan-bulan
mabuk minum arak secawan
edan
201907270735_Kotabaru_Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar