Selasa, 14 Juli 2020


DUA CINTA  

Dengan jari gemetar dan tatap gelisah
Di dadaku engkau jatuh perlahan
Dalam bisumu aku tahu kau resah
Engkau luluh tak bisa bertahan

Aku menghirup harum rambutmu
Kukecup dahi dengan selaksa cinta
Kupegang bahu kau menatapku
Jembatan itu akhirnya terlewati juga

Simpanlah segala rahasianya
Jadikan pemicu rindu di relung kalbumu
Jangn berkisah kepada dunia

Semua kuntum akan mekar segera
Akan datang beribu kupu-kupu
Ingin hinggap pada sejatinya cinta

201408051509 Kotabaru Karawang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...