DUA
CINTA
Dengan
jari gemetar dan tatap gelisah
Di
dadaku engkau jatuh perlahan
Dalam
bisumu aku tahu kau resah
Engkau
luluh tak bisa bertahan
Aku
menghirup harum rambutmu
Kukecup
dahi dengan selaksa cinta
Kupegang
bahu kau menatapku
Jembatan
itu akhirnya terlewati juga
Simpanlah
segala rahasianya
Jadikan
pemicu rindu di relung kalbumu
Jangn
berkisah kepada dunia
Semua
kuntum akan mekar segera
Akan
datang beribu kupu-kupu
Ingin
hinggap pada sejatinya cinta
201408051509
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar