Senin, 13 Juli 2020


NANTI SAJA  

Batang kapuk kering menghitam dimakan kemarau panjang
Kapas dipanggang panas menganga lepas pasrah terbang
Tak terarah dihembus angin kencang melayang-layang
Seakan ditimang kapas kering jatuh di padang

Meski masih padang hijaunya kini hijau ilalang
Hijau dahulu tiada lagi dari pandangan menghilang
Bimbang datang resah datang ragu mengambang

Bait-bait kekasih semua diam sembunyi menyelinap
Bibir terkatup lengan lemah kata membisu dalam gelap
Dalam bisu kudengar gaung dan mihrab menjadi pengap

Tak ada lagi kata-kata ketika lepas dari pelukan
Tak ada lagi kalimat ketika lepas dari dekapan
Nanti saja yang terucap menyimpan secuil remah harapan
Kapan putih pasrah lepas jatuh dalam senja penantian

201709061442 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...