Sabtu, 18 Juli 2020


JADIKAN AKU PENGEMIS  

Memandang wajahmu indah di awan rendah berarak
Rinduku mengiris meremas hati tak bisa ditepis
Menusuk jauh merambah jadi ratap jadi teriak
Aku tegaktengadah lalu rubuh tersungkur menangis

Memandang wajahmu sempurna di batas pandang
Mabuk aku gelisah karena memeluk dan dipeluk
Nikmat melayang bersama dalam gugusan gemintang

Ke sanubari aku berharap kau selalu datang
Ke dalam darah daging tulang sumsum biar merasuk
Dalam api cintamu biar aku hangus terpanggung

Memandang wajah kekasih pada warna-warna sisa hujan
Ada awan berarak dan rindu yang tak bisa ditepis
Harapan terucap dalam do’a-do’a yang aku lantunkan
Abadikan aku tidak lebih dari menjadi pengemis

201711220935 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...