LUKISAN
DI JALAN SETAPAK
Hampir
sampai ke ujunh perjalanan ini
Sesekali
aku lupa cintaku padamu dan kau cinta padaku
Kau
tidak mematikan aku saat aku berkata akulah sendiri
Dalam
kebodohan yang kuakui padahal salah kalau mengku
Jalan
panjang telah kulalui dan selalu ada tanda tanya
Pernahkah
aku meminta belas kasihmu
untuk
hadir menjadi kekasihmu
sementara
menurur bisik angin aku harus mengaku
dan
berlaku baik agar aku dipilih
bukankah
aku kekasihmu
aku
tak punya mata tak punya telinga tak punya segala cakap
kau
yang menjalankan aku siang dan malam
aku
kadang lupa apakah lupamu
aku
tringat entah lama entah sekejap
adalah
karunia bagi semua pengembara yang tenggelam
201410251002
Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar