Rabu, 08 Juli 2020


SEBELUM SAMPAI KE TONGGAK  

di mana ujungnya jika bibir sudah dusta kepada hati
jika bukan di padang gersang yang panas membakar
di mana ujungnya jika kau tidak mau memahami diri
jika bukan di tebing rapuh di tepi semak belukar

semakin hari jendela hatimu tampak semakin gelap
engkau menolak dipeluk engkau menolak didekap
padahal bisikan rindumu terdengar haus berharap

karena bibir dusta kepada hati wajahmu jadi kaku
karena bibir dusta kepada hati suaramu jadi layu
karena bibir dusta kepada hati ceriamu jadi bisu

ini bukan puisi terakhir kisah akan semakin banyak
kisah payung cinta yang berubah menjadi penetak
jiwa rapuh tubuh rapuh rubuh dihempas terhentak
peluk dan dekaplah sebelum berujung sebuah tonggak

201711142006 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...