HARI YANG BERJALAN
Berjalan terus ke arah matahari
terbit
Bayang hitam setia mengekor di
belakang
Terkadang limbung merintih menahan
sakit
Tubuh lusuh kutlit kering membungkus
tulang
Hidupmu membawa kisah perjalanan
Dalam cetak biru yang sedang dijalani
Nikmat meniti hari yang berjalan
Kita sedang antri mati
Beban tak akan pernah habis
Ia menatap tersedu menangis
Lalu kembali tertatih berjalan
Tanpa lambaian
200700000000 Kotabaru Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar