Rabu, 08 Juli 2020


ILALANG DAN BELIMBING LIMA

Kepada ilalang di seberang jalan
aku berkisah tentang mabukku tadi malam
Mabuk mencari cinta yang tak pernah hilang dan rindu yang tak pernah padam
Separuh malam aku ditemani daun belimbing lima yang rimbun rindang
Sambil mabuk aku mengukir membentuk patung kata-kata untuk dikenang

Aku bisa berdusta kepada selain engkau tapi tidak kepadamu
Bagaimana bisa karena aku selalu dalam dekapmu yang syahdu
Bagai obor para pengelana kau ada dalam helaan nafas
Dalam desir darah dalam tubuh kau hanyut tanpa bekas

Ilalang, kau lihat aku mabuk, kau lihat aku jatuh tersungkur
Oh ilalang, aku tak bisa lagi mengukur
Padahal tubuh ini hanya sekujur

Aku ingin mabuk lagi, sekarang, nanti malam, dan besoknya juga
Aku ingin tenggelam dalam air kata-kata dalam batas tak terhingga
Dalam mabuk aku tak tahu apa siapa mengapa kapan dimana bagaimana

201502170849_Kotabaru_Karawang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...