Minggu, 12 Juli 2020

PENYAIR MABUK NASI BASI  

Muntah mabuk nasi basi penyair garang tekan pinggang
Berteriak lantang menggelegar ini aku dewa pujangga
Namaku tinggi di langit bersama bintang-bintang
Penyair ingusan mana bis dikau kejar beta

Muntah mabuk nasi basi penyair nyinyir bernyanyi
Nyaring meengking menjerit ini aku maharesi puisi
Sebagai raja puisi aku tk perlu berbasa basi

Kata-kataku dari malaikat bait-baitku dari langit
Sekali kutulis seketika puisiku jadi tumpukan duit
Belalakkan matamu lihat kenigmu jangan mengernyit

Muntah mabuk nasi basi penyair sindir menyindir
Berputar-putar berkubang dalam kubangan lumpur
Letih gemetar kehilangan kapasitas berpikir
Melihat nasi segar pandangan malah jadi kabur

201801081838 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...