KISAH TALI KUTANG HITAM DAN PUNGGUNG
PUTIH
Putih kulit hitam tali kutang kini hilang
sudah
Yang tersisa hanya bayangan tampak
samar-samar
Cintanya ditelan gelap rindunya
menjadi bulan sebelah
Namun tubuh renta tetap tegak sadar
enggan terkapar
Rindu boleh mati tapi cinta tak akan
kehilangan nafas
Abadi memeluk abadi dipeluk abadi
dalam dekap tak lepas
Jika kulit dan isi habis cinta
kembali dalam biji bernas
Hitam tali kutang pada putih
punggung lenyap
Riuh rendah kisahnya musnah ditelan
senyap
Tiada yang bisa dipandang bila telah
ditelan gelap
Cintanya teruji tidak hangus dalam
kobaran api
Rindunya teruji tidak meleleh
disengat panas
Tetap terlihat pada kuning bulan dan
putih matahari
Berenang dan mabuk air kata-kata
mencari rasa puas
202005032241_Kotabaru_Karawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar