Rabu, 08 Juli 2020


RAHASIA NAKHODA DAN KELASI  

Tanjakan belasan panasnya semakin membakar
Ilalang menjadi arang terbang limbung menggelapar
Saling gigit bibir tangan kasar gemetar menyasar
Lenyap seketika timbangan sadar di jalan setapak sasar

Tanjakan belasan akan sampai ujung segera berakhir
Kilat terlihat pada mata sayu namun berpetir
Gemuruh badainya menderu mendayu mengalir
Badai pada rasa raja badai pada rasa musafir

Tanjakan belasan menggulung jadi satu di teluk
Nelayan telanjang dada menjaring cinta lalu dipeluk
Tenggelam dalam khayal tenggelam dalam impian muluk

Tanjakan belasan ujungnya tinggal menghitung jari
Rahasianya akan tetap menjadi rahasia sampai mati
Sekelumit rahasia antara nakhoda dan kelasi

201706112147 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...