Selasa, 07 Juli 2020


INI MALAMKU YANG PALING SUNYI  

Cinta tumbuh tanpa tanah tanpa air tanpa angin tanpa panas
Lembut bagaikan salju namun bisa menjadi singa yang ganas
Menimang manja sekaligus menusuk dengan beringas

Cinta tumbuh tanpa panas tanpatanah tanpa air tanpa angin
Dalam kesejatian cinta hilang beda panas dan dingin
Hidup semua harapan dan tak ada kata mungkin

Cinta tumbuh tanpa angin tanpa panas tanpa tanah tanpa air
Bersama mereguk lezat anggur merah atau mati jadikan darah mengalir
Tak aa pertanyaan di mana garis awal atau batas akhir

Cinta tumbuh tanpa air tanpa angin tanpa panas tanpa tanah
Jadi basah semua kering dan jadi kering semua basah
Dan korban cinta tenggelam dalam rindu yang tiada sudah

Tenggelam dalam detak detik yang merayap dari petang ke pagi
Kekasih yang t’lah lama menunduk erat masih juga dicari-cari
Hingga terlena dalam bibir dan lidah yang basah sendiri
Ini malamkuyang paling sunyi

201607121746 Kotabaru Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU MASIH DI SINI (2)

  AKU MASIH DI SINI (2)   Kini aku di sini menari dalam bait-bait puisi Mendendangkan lagu-lagu hati lagu-lagu mati Dalam surgaku dalam nera...